UIN Alauddin Makassar kembali menorehkan capaian akademik
melalui pengukuhan Prof. Dr. Muhammad Sabir Maidin, M.Ag. sebagai Guru Besar
UIN Alauddin Makassar dalam bidang keahlian Metode Interpretasi Hadis.
Pengukuhan tersebut menjadi salah satu momentum penting
dalam penguatan tradisi akademik dan pengembangan keilmuan di lingkungan UIN
Alauddin Makassar. Pencapaian jabatan akademik tertinggi ini diharapkan semakin
memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan pemikiran,
penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi
masyarakat.
Dalam prosesi pengukuhan, Prof. Muhammad Sabir Maidin
menyampaikan pidato ilmiah berjudul “Tasamuh Integratif dalam Perspektif Hadis
(Paradigma Baru Interpretasi Hadis bagi Harmoni Indonesia)”. Dalam pidatonya,
Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar tersebut menawarkan
konsep Tasamuh Integratif sebagai paradigma baru dalam menginterpretasikan
hadis untuk memperkuat kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.
Jurusan Ilmu Ekonomi UIN Alauddin Makassar turut
menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pengukuhan tersebut. Capaian ini
menjadi bagian dari semangat sivitas akademika UIN Alauddin Makassar untuk
terus meningkatkan kualitas akademik, integritas keilmuan, dan kontribusi
perguruan tinggi bagi masyarakat.
Pengukuhan Guru Besar ini diharapkan tidak hanya menjadi
pencapaian akademik personal, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan budaya
akademik di UIN Alauddin Makassar serta mendorong lahirnya karya dan pemikiran
yang memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Muhammad Sabir Maidin,
M.Ag. atas pengukuhan sebagai Guru Besar Tetap UIN Alauddin Makassar. Semoga
amanah ini membawa keberkahan, kemanfaatan, dan inspirasi bagi banyak generasi.