Sebanyak 16.138 Calon Pegawai
Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kementerian Agama Republik
Indonesia resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Pegawai Negeri Sipil
(PNS) secara serentak pada 21 Mei 2026. Prosesi pelantikan dipimpin langsung
oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dan
dilaksanakan secara daring melalui Zoom bersama seluruh peserta pelantikan PNS
Kementerian Agama se-Indonesia.
Di tingkat satuan kerja,
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar menyelenggarakan kegiatan
Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024
yang berlangsung di Ruang Rapat Senat Lantai IV Gedung Rektorat UIN Alauddin
Makassar.
Sebanyak 89 peserta resmi
dilantik sebagai Pegawai Negeri Sipil, yang terdiri atas 22 tenaga kependidikan
Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), 66 dosen, serta 1 Auditor Ahli Pertama
Inspektorat Jenderal formasi Putra/Putri Kalimantan yang untuk sementara ditempatkan
di UIN Alauddin Makassar. Setelah pelantikan nasional, kegiatan dilanjutkan
dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil yang diserahkan
langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar kepada seluruh peserta.
Momen bersejarah ini turut
menjadi kebanggaan bagi Program Studi Ilmu Ekonomi. Tiga dosen Prodi Ilmu
Ekonomi resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Pegawai Negeri
Sipil, yaitu Dr. Mughni Latifah, S.E., M.Si, Dr. Alamsyah, S.E., M.Si, dan Andi
Athifah Amalia Achruh P., S.E., M.E.
Pelantikan ini menjadi langkah
awal pengabdian yang lebih besar bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) baru di
lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Dengan semangat
profesionalisme, integritas, dan dedikasi, para dosen serta tenaga kependidikan
diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan
tinggi, khususnya di bidang ilmu ekonomi.
Seluruh rangkaian kegiatan
berlangsung dengan penuh khidmat, ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan
serta penyampaian pesan pembinaan mengenai pentingnya menjaga amanah, disiplin,
dan nilai-nilai moral sebagai aparatur negara di bawah naungan Kementerian
Agama Republik Indonesia.